H Hermanto, Ketua DPC Partai Demokrat Pamekasan.KM/DOKF-H Hermanto

Utamakan Figur, Koalisi Belakangan

1901 views

KORANKABAR.COM (PAMEKASAN)-Meski pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) masih menyisakan waktu dua tahun, suhu politik di Pamekasan mulai menghangat. Setelah tiga partai politik (parpol) yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) secara resmi berkoalisi untuk terjun menentukan calon bupati pada pemilukada mendatang, sikap berbeda ditunjukkan Partai Demokrat.

Demokrat lebih memilih mengutamakan figur yang akan diusung, dibandingkan koalisi partai terlebih dahulu. Ini ditegaskan Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Demokrat H Hermanto, Selasa (23/8).

Menurutnya, bila figur yang ditawarkan kepada masyarakat menunjukkan elektabilitas yang tinggi, tidak menutup kemungkinan parpol lain akan merapat untuk berkoalisi. Dengan peluang itu, pihaknya berkeyakinan jika penentuan figur merupakan salah satu alternatif untuk menggaet koalisi partai.

Wakil Ketua DPRD Pamekasan tersebut menegaskan, saat ini partainya sudah memiliki beberapa kader yang potensial untuk menggantikan Bupati Pamekasan Achmad Syafii. Yaitu, KH. Farid. Selain itu, terdapat pula Ismail yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Pamekasan.

Di samping kader sendiri, lanjut Hermanto, juga terdapat seorang tokoh muda atas nama Rudy Susanto yang meminta restu untuk maju pada pemilukada mendatang melalui Partai Demokrat. Namun, hal itu masih menunggu rekomendasi dari Pengurus Dewan Pimpinan (DPP) Demokrat.

”Jadi kami akan promosikan figur dulu. Promosi ini dilakukan untuk melihat animo masyarakat terhadap ketiga figur dari Demokrat ini. Dengan demikian, koalisi partai pasti mengikuti belakangan. Saat ini, kami mengedepankan kader sendiri. Layak atau tidaknya figur ini, lihat hasil survei nanti,” tegasnya.

Disinggung soal keluar atau tidak dari barisan koalisi PPP, Hermanto mengaku belum pernah memikirkan lepas atau tidak dari barisan tersebut. Meski demikian, keberadaan koalisi partai cukup penting untuk mengusung calon bupati. Bahkan, dia tidak menampik jika koalisi juga membutuhkan pendekatan dengan parpol lainnya.

“Kami tidak sejauh itu berpikir. Walaupun nanti Demokrat survienya tinggi di antara calon yang lain, kan Demokrat belum bisa memberangkatkan sendiri. Jadi, perlu ada pendekatan dengan parpol-parpol lain,” tukasnya.(ito

Related Search