Sunday, July 14th, 2024

Neta Mulai Produksi Massal di Indonesia

Neta Auto, anak perusahaan dari perusahaan kendaraan listrik (EV) asal Tiongkok, Hozon Auto, telah memulai produksi massal kendaraannya di pabrik perakitan di Indonesia, sebagai bagian dari upaya ekspansi mereka ke pasar internasional.

Pada 31 Mei, produsen EV Indonesia, PT Neta Auto, secara resmi memulai produksi lokal kendaraan Neta dengan basis CKD (completely knocked down), menurut pernyataan dari perusahaan kendaraan energi baru (NEV) Tiongkok tersebut kemarin.

Neta tidak memberikan informasi lebih lanjut tentang PT Neta Auto, dan situs web Indonesia mereka menunjukkan bahwa PT Neta Auto adalah dealer mobil di Indonesia.

PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Bekasi, Jawa Barat, melakukan perakitan awal model terbaru Neta, Neta V-II, kata Neta.

Neta V-II yang diproduksi secara lokal ini ditenagai oleh baterai lithium iron phosphate (LFP) dari pembuat baterai Tiongkok, Gotion High-tech (SHE: 002074), dengan 44 persen komponennya diproduksi di Indonesia, menurut Neta.

Neta berharap pabrik di Indonesia dapat memenuhi permintaan jangka panjang untuk EV di pasar lokal dan lebih lanjut berfungsi sebagai basis produksi untuk mendukung ekspor kendaraan Neta ke negara lain, kata Kong Fanlong, salah satu pendiri dan co-presiden perusahaan tersebut.

Neta adalah salah satu pembuat NEV Tiongkok yang secara aktif memperluas pasar ke luar negeri, dengan pabriknya di Thailand yang telah berproduksi sejak 30 November tahun lalu dan sedang membangun pabrik ketiga di Malaysia.

Pada 26 Juli 2023, Neta menandatangani perjanjian kerjasama dengan mitra Indonesia, PT Handal Indonesia Motor. Neta menerima peralatan pertamanya untuk pabrik di Indonesia pada bulan Maret tahun ini.

Pada tahun 2023, penjualan luar negeri Neta melebihi 20.000 unit, naik 567 persen dari tahun ke tahun, kata perusahaan tersebut sebelumnya.

Neta mengirimkan 127.496 kendaraan pada tahun 2023, turun 16,16 persen dari tahun ke tahun, menurut data yang dikompilasi oleh CnEVPost.

Perusahaan ini mengirimkan 10.113 kendaraan pada bulan Mei, turun 22,38 persen dari tahun ke tahun tetapi naik 12,15 persen dari bulan April, menurut data yang dirilis pada 1 Juni.

Pada periode Januari-Mei, Neta mengirimkan 43.564 kendaraan, turun 13,37 persen dari tahun ke tahun.