Sunday, July 14th, 2024

Meta Menguji Iklan Baru di Instagram yang Tidak Bisa Dilewati

Instagram ads mungkin akan segera menjadi lebih sulit untuk diabaikan. Seperti yang dilaporkan oleh TechCrunch, Meta sedang menguji jenis iklan baru yang tidak bisa dilewati di feed Instagram, yang disebut perusahaan sebagai “ad break.”

Dengan iklan baru ini, yang sudah terlihat oleh beberapa pengguna, Anda tidak dapat menggulir melewati iklan di feed hingga “ad break” selesai. Menurut tangkapan layar yang dibagikan di Reddit dan X, tampaknya “ad break” ini berlangsung beberapa detik, meskipun belum jelas apakah durasinya bisa berubah jika Meta memutuskan untuk membuat format baru ini resmi. “Ad breaks adalah cara baru untuk melihat iklan di Instagram,” demikian pernyataan dalam pesan aplikasi. “Terkadang Anda mungkin perlu melihat iklan sebelum dapat melanjutkan browsing.”

Meskipun iklan video yang tidak bisa dilewati umum di platform lain seperti YouTube, ini adalah format yang baru dan jauh lebih agresif untuk Instagram. Yang juga mencolok adalah bahwa perusahaan sedang bereksperimen dengan iklan di feed utama, bukan di Reels atau Stories, di mana iklan video lebih umum (tetapi untuk saat ini masih bisa dilewati).

Meta tidak segera menanggapi permintaan untuk komentar, tetapi perusahaan mengkonfirmasi kepada TechCrunch bahwa mereka sedang menguji format iklan baru ini. “Saat kami menguji dan belajar, kami akan memberikan pembaruan jika uji coba ini menghasilkan perubahan produk yang resmi,” kata seorang juru bicara Meta.

Ekspansi Konten:

Penambahan format iklan baru ini menunjukkan langkah Meta untuk lebih mengoptimalkan monetisasi dari platform Instagram. Dengan meningkatnya persaingan di pasar media sosial, perusahaan terus mencari cara inovatif untuk meningkatkan pendapatan iklan tanpa mengorbankan pengalaman pengguna. Pengenalan “ad break” yang tidak bisa dilewati dapat dianggap sebagai langkah berani yang berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan konten di platform ini.

Selain itu, langkah ini juga mencerminkan tren yang lebih luas dalam industri periklanan digital, di mana perusahaan terus bereksperimen dengan berbagai format iklan untuk menemukan kombinasi yang paling efektif. Iklan yang tidak bisa dilewati memberikan jaminan kepada pengiklan bahwa pesan mereka akan dilihat oleh pengguna, yang dapat meningkatkan efektivitas kampanye iklan mereka.

Namun, tantangan terbesar bagi Meta adalah memastikan bahwa perubahan ini tidak memicu reaksi negatif dari pengguna. Pengguna Instagram dikenal dengan keterikatan mereka pada pengalaman browsing yang mulus dan tanpa gangguan. Memperkenalkan elemen yang mengganggu, seperti iklan yang tidak bisa dilewati, bisa berisiko jika tidak diimplementasikan dengan hati-hati.

Untuk mengurangi potensi reaksi negatif, Meta mungkin perlu mempertimbangkan untuk memperkenalkan fitur-fitur tambahan yang dapat memberikan nilai lebih bagi pengguna. Misalnya, memberikan opsi untuk memilih jenis iklan yang ingin dilihat atau memberikan insentif bagi pengguna yang menonton iklan hingga selesai. Hal ini dapat membantu menciptakan keseimbangan antara kepentingan pengiklan dan pengalaman pengguna.

Ke depan, akan menarik untuk melihat bagaimana perubahan ini mempengaruhi ekosistem Instagram secara keseluruhan dan apakah langkah ini akan diikuti oleh platform media sosial lainnya. Sebagai salah satu pemain utama di industri ini, keputusan Meta sering kali menjadi indikator tren yang lebih luas dalam pemasaran digital dan strategi monetisasi